Nonviolence pada Mahasiswa: Tinjauan Berdasarkan Usia dan Domisili Geografis

Abstract

Nonviolence merupakan sikap penting yang perlu dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dinamika sosial dan konflik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat nonviolence mahasiswa serta menganalisis perbedaannya berdasarkan usia dan domisili. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif. Subjek penelitian terdiri dari 430 mahasiswa S1 IKIP Siliwangi,yang dipilih menggunakan pendekatan random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen nonviolence dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nonviolence mahasiswa secara umum berada pada kategori sedang. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan tingkat nonviolence mahasiswa berdasarkan usia maupun domisili, serta tidak terdapat interaksi antara kedua variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap nonviolence pada mahasiswa cenderung bersifat merata dan tidak dibedakan oleh karakteristik demografis dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian empiris mengenai nonviolence pada mahasiswa serta menjadi dasar pengembangan program pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Keywords
  • Nonviolence
  • Mahasiswa
  • Remaja Akhir
  • Dewasa Awal
References
  1. Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi Mahasiswa Dalam Mengatasi Culture Shock Dalam Perkuliahan. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 253–264. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.180
  2. Alfiani, A., Cahyati, E. D., & Sulaiman. (2023). Konsep Anti-Kekerasan Pada Agama Islam Dalam Membentuk Sikap Toleransi. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 8(1), 1–20.
  3. Allivia, N., Tobing, C. M. H., & Muin, N. Al. (2025). Improvement of Student’s Social Relationships Through Content Mastery Services. Journal of Counseling and Educational Research, 2(2), 66–74. https://doi.org/10.63203/jcerch.v2i2.370
  4. Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480.
  5. Bandura, A. (2012). Social Foundations of Thought and Action. In The Health Psychology Reader. Englewood Cliffs, NJ, 1986. https://doi.org/10.4135/9781446221129.n6
  6. Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. MA: Harvard University Press.
  7. Camarista, G. G., Rivera, M. V., Java, A. J., Calvez, A. V., Paragile, J. M. P., Palata, M. L., Tan, R. A., & Valiao, J. T. (2025). Peace Education in Higher Education: Awareness, Attitudes, and Predictors of Student Engagement. International Journal of Research and Scientific Innovation, 12(8), 1128–1136. https://doi.org/10.51244/ijrsi.2025.120800099
  8. Curahman. (2020). Pengaruh Lingkungan Kampus, Motivasi Mahasiswa dan Faktor terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akuntasi di Kab Subang. Prisma (Platform Riset Mahasiswa Akuntansi), 1(4), 99–111. https://ojs.stiesa.ac.id/index.php/prisma
  9. Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. Norton.
  10. Fatmawati, R., & Justitia, D. (2025). Self-Esteem and Relational Aggression in Students’ Social Life. JITSS (Journal of Innovation and Trend in Social Sciences), 2(2), 78–87. https://doi.org/10.63203/jitss.v2i2.416
  11. Fitri, T. Y., & Wati, L. (2024). Kematangan Emosi Wanita Usia 18-29 Tahun yang Sudah Menikah. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(1), 703–707.
  12. Gross, J. J. (1998). The emerging field of emotion regulation: An integrative review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.
  13. Hafizd, J. Z. (2022). Implementasi Peran Mahasiswa Sebagai Agent Of Change Melalui Karya Tulis Ilmiah. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 175–184.
  14. Isyraqi, M. F. (2025). Pengaruh Perbedaan Budaya terhadap Interaksi di Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Sosialisasi, 1(3), 62–75. https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i3.399
  15. Khoirunnisa, K., Nani Al Muin, Caroline Lisa Setia Wati, & Erwinda, L. (2025). Navigating Identity: The Role of Self-Regulation and Meaning of Life in Adolescents. Journal of Counseling and Educational Research, 2(1), 26–33. https://doi.org/10.63203/jcerch.v2i1.362
  16. Magdalena, D., Septina, N., Sari, A. C., & Fajrie, N. (2023). Pengalaman Mahasiswa Dalam Interaksi Sosial Di Kelas Perkuliahan (Studi Kasus Mahasiswa Komting PGSD Di Universitas Muria Kudus). PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(6), 1003–1010. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i6.2278
  17. Maufiroh, H., & Sa’i, M. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Anti Kekerasan Melalui Pembelajaran PAI di SDN Pademawu Barat 2 Pamekasan. Journal of Teacher Training and Educational Research, 2(1), 40–46. https://doi.org/10.71280/jotter.v2i1.345
  18. Mawarni, R. V. I., Isrida, Y. A., & Efendy, M. (2024). Hubungan antara Keterampilan Sosial dengan Agresi Siber Pada Mahasiswa. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(2), 275–284. http://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura
  19. Mayton, D. M., Weedman, J., Sonnen, J., Grubb, C., & Hirose, M. (1999). The Teenage Nonviolence Test: Internal Consistency and Stability. In Paper presented at the Annual Meeting of the American Psychological Association. American Psychological Association (APA).
  20. Muslim, M., Almegi, A., Alfiah, A., Akmal, A., & Amelia, H. R. (2021). Peranan Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik Di MAS Al-Islam Petala Bumi. El-Jughrafiyah, 1(1), 53–61. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jughrafia/article/download/14042/6713
  21. Normalasari, C., Biju Thomas, S., Nazri Abdul Rahman, M., & Syahputra, Y. (2025). Relational Aggression vs. Well-Being: Uncovering the Impact of Relational Harm Among Adolescents. JITSS (Journal of Innovation and Trend in Social Sciences), 2(1), 1–13. https://doi.org/10.63203/jitss.v2i1.194
  22. Nur, S., Jumadi, & Agustang, A. (2022). Analisis Faktor Penyebab Fenomena Konflik Mahasiswa di Unismuh Makassar. Indonesian Annual Conference Series, (Proceedings of IACS-CSPC 2022), 1(1), 166–170.
  23. Parela, K. A., Saffanah, W. M., & Anwar, K. (2018). Konflik Mahasiswa Timur di Kota Malang (Studi Kasus pada Mahasiswa Timur di Kota Malang). SOSIOGLOBAL: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 3(1), 27–39.
  24. Ristitania, K. L. R., Winta, M. V. I., & Amelia, C. R. T. A. (2024). Kecenderungan Agresivitas pada Mahasiswa kaitannya dengan konformitas teman sebaya dan Regulasi Emosi. Reswara Journal of Psychology, 2(2), 107. https://doi.org/10.26623/rjp.v2i2.8926
  25. Saefudin, A., Rohman, F., Karwadi, K., & Nasikhin, N. (2022). Active Non-Violence Education in Rural Culture. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 33(2), 287–308. https://doi.org/10.33367/tribakti.v33i2.2860
  26. Seaward, A., Marchment, Z., Clemmow, C., Farnham, F., Taylor, R., Taperell, L., Henley, S., Boulter, S., Townend, K., & Gill, P. (2025). Beyond binary: Analyzing closed-source data to compare specific roles and behaviors within violent and nonviolent terrorist involvement. Journal of Forensic Sciences, 70(1), 222–236. https://doi.org/10.1111/1556-4029.15648
  27. Siby, P. S., & Joesoef, L. S. R. (2022). Interpersonal Skill dan Penyelesaian Konflik Individu pada Usia Dewasa Awal. INNER: Journal of Psychological Research, 1(4), 235–244. https://aksiologi.org/index.php/inner
  28. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuatitatif Kualitatif & R&D (Sutopo (ed.); 5th ed.). A.
  29. Syahputra, Y., Neviyarni, N., & Afdal, A. (2024). Exploring relational aggression and gender dynamics: a global and Indonesian perspective. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 13(2), 838. https://doi.org/10.11591/ijphs.v13i2.23756
  30. Syahputra, Y., Prayitno, P., Syahniar, S., & Hariyani, H. (2019). Rasch stacking analysis of student internet addiction based on gender. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 7(1), 35–41. https://doi.org/10.29210/129300
  31. Syahputra, Y., Solihatun, S., Hafni, M., Miswanto, M., Asbi, A., Fajri, N., Putri Karisma, S., Prasiska Rahmat, C., & Erwinda, L. (2024). Digital Dynamics: Investigating the Correlation between Social Media Addiction and Students’ Relational Aggression. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6(2), 1–13. https://doi.org/10.51214/00202406843000
  32. Uddin, M. (2024). Doctrine of Domicile in Conflict of Laws: An Appraisal for Determining Private Law. Pakistan Journal of Life and Social Sciences (PJLSS), 22(2). https://doi.org/10.57239/pjlss-2024-22.2.001125
  33. Zahrani, G. A., Syarafina, D. T., Lauri, E., Nurhayati, I. P., & Laikun, M. (2024). Konflik Pribadi Antar Mahasiswa Dan Dampaknya Terhadap Stres Pada Mahasiswa Semester Akhir STIE Pembangunan Tanjungpinang. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(1), 756–759. https://ulilalbabinstitute.id/index.php/PESHUM/article/view/6855
  34. Zhaoyang, R., Sliwinski, M. J., Martire, L. M., & Smyth, J. M. (2018). Age differences in adults’ daily social interactions: An ecological momentary assessment study. Psychology and Aging, 33(4), 607–618. https://doi.org/10.1037/pag0000242
  35. Zuliani, Z., Ulfa, A. F., Yudianto, A., Ghofar, A., & Nurmalisyah, F. F. (2024). Pengetahuan sikap dan perilaku tentang bullying pada remaja di sma negeri jogoroto. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Stikes Pemkab Jombang, 10(2), 107–113.